|
|
 |
: news & events > archived news & events


Hijaukan Dunia Demi Kehidupan Yang Lebih Baik 1 March, 2010
Sadar akan bumi yang semakin panas dan tak bersahabat—menuju 20 tahun berkibar
didunia bisnis ICT (Information and Communication Technology)—PT Intikom Berlian
Mustika menunjukkan rasa cintanya terhadap lingkungan dengan mengadakan program
bakti lingkungan hidup, ‘One Man, One Tree’. Tepatnya Sabtu pagi yang lalu
(20/2), segenap jajaran manajemen dan seluruh karyawan berpartisipasi dalam
penanaman 150 pohon rimba di Areal Konservasi Gunung Tangkuban Perahu Kawasan
Hutan Lindung Pangkuan, Lembang. Dengan tema One Spirit One Team, Intikom
menyatu dengan alam demi kelangsungan hidup bersama. “Aku cinta Indonesiaku”,
tutur Suryono, Direktur Utama PT Intikom Berlian Mustika pada saat menanam pohon
sambil mengacungkan kedua jempolnya.
Selain Direktur Utama, penanaman pohon
secara simbolik dilakukan oleh segenap jajaran manajemen—Agus Susanto, Erwin
Elias, Basuki Untoro, Aries Mulyoto, Rusdwiseno Saptonugroho, dan Robert Laij.
Penanaman pohon juga disaksikan oleh Lee Roy Matita selaku Ketua Lembaga
Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kayang. Sebelum sampai ke puncak acara penanaman,
para peserta diboyong dengan tiga truk, dikelompokkan ke dalam 12 tim dan diberi
tantangan. Untuk mencapai titik tujuan terakhir—lokasi penanaman pohon—peserta
harus mendaki gunung, mengikuti jejak bendera yang tergantung di pohon dan harus
menyelesaikan setiap tantangan di beberapa titik. Pada titik pertama, setelah
memecahkan persoalan, peserta mendapatkan pohon-pohon yang akan mereka tanam. Di
titik kedua sampai terakhir, peserta mendapatkan alat-alat bercocok tanam
seperti ember, linggis, sekop, dan cangkul. Meski penuh tantangan, terlihat
kekompakan, dan keceriaan pada tiap peserta. Dalam penanaman pohon ini, Intikom
bekerjasama dengan LMDH Kayang, Desa Sukajaya.
Pohon-pohon rimba yang ditanam berspesies ecaliptus dan ki howe, masing-masing
berjumlah 75. Pohon ecaliptus ini berguna sebagai bahan dasar minyak kayu putih
yang biasa dipakai manusia. Sedangkan pohon ki howe berkhasiat sebagai pereda
kejang dan demam. Pemilihan tersebut dikarenakan spesies ini sudah langka
sehingga perlu diregenerasikan demi keberlangsungan hidup tumbuhan di kawasan
hutan lindung tersebut. Yang menarik dari penanaman ini kita bisa melihat
pertumbuhan pohon-pohon yang telah ditanam melalui GPS (global positioning
system) dengan titik koordinat lokasi penanaman pohon—S 06°47'14,4" E
107°35'53,5". Mungkin saja, lima tahun mendatang, pohon-pohon tersebut sudah
setengah dari tingginya pohon pinus di kawasan itu.
BBravo Intikom, selamatkan dunia!
download: CSR_PressRelease.pdf
<< Back to previous page/a>
If you have any questions please contact us |
| |
|
 |

        




Imagine enjoying the simplicity of single-point accountability the next time you have to deal with frustrating-and often costly problems
→ more on service points...
 |
|